Sejenak Puisi : Puisi Karya M. Romyan Fauzan
Agustus yang Baik
Karya M. Romyan Fauzan
Kemerdekaan adalah mencintaimu dengan tabah, kekasih. Sehelai bendera dipeluk angin diguyur hujan dibakar matahari, tegak mengibari cakrawala, dengan kabar yang sebatas kira-kira darimu yang bagai cuaca.
Kemerdekaan adalah mencintaimu tanpa kata-kata, puisi yang selesai sebelum dituliskan. Kelopak mawar mekar di jambangan malam, kelam itu cintamu, kekasih, wangiku meresap di udara tanpa harus mengucapkan apa-apa.
Kemerdekaan adalah bahasa yang rumit. Sulit untuk kuungkapkan karena takut kehilanganmu, sedang pernyataan adalah penantian yang usai, selesai atau tetap jadi rahasia. Aku memilih jadi petapa yang tak merapal apapun. Sebab bagiku diam adalah kata-kata.
Kemerdekaan adalah aku yang menghibur kesepian dengan bait-bait penantian. Tak ada yang berubah selain pertanyaan yang berdiam di relung paling dalam.
Cikembang, 2015-2018
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Artikel Pendidikan: Sastra(Wan) Membaca Kurikulum, Guru Membaca, dan Membaca Guru
Sastra(Wan) Membaca Kurikulum, Guru Membaca, dan Membaca Guru Oleh M. Romyan Fauzan kita pernah punya mimpi seragam menggembalakan masa lalu dan masa kini di atas ladang-ladang mati
Artikel Pendidikan: Study Tour atau Liburan?
Study Tour atau Liburan? Oleh M. Romyan Fauzan Liburan adalah sebuah peristiwa di mana orang-orang menikmati waktu istirahat setelah sekian lama beraktifitas. Jika biasanya di akhir m
Artikel Pendidikan: Sekolah Ber- dan Tanpa Tujuan
Sekolah Ber- dan Tanpa Tujuan Oleh M. Romyan Fauzan Para ahli di bidang pendidikan selalu membeberkan dan mengingatkan pentingnya pendidikan yang di antaranya adalah mengenyam dunia s
Artikel Pendidikan: Mendidik dengan Humor
Mendidik dengan Humor Oleh M. Romyan Fauzan Pada tahun 90-an, barangkali tidak aneh ketika seorang murid di pengajian dipukul dengan sebatang rotan karena kesalahannya. Siswa-siswi di
